Rabu, 17 Februari 2016

Tips berinvestasi saham

11 Kiat Investasi Saham yang Aman & Menguntungkan
Berinvestasi saham merupakan salah satu jenis usaha yang mulai dianggap sebagai alternatif investasi saat ini. Mengapa demikian?

Karena usaha jenis ini walaupun memerlukan modal yang tidak sedikit, tetapi imbal hasil yang ditawarkan cukup menggiurkan. Bahkan bisa mengalahkan penghasilan utama Anda.

Menurut Yani Suryani dalam buku 20 Usaha Sampingan Sambil Ngantor, usaha sampingan dalam bentuk investasi di bursa memiliki risiko yang tinggi jika dilakukan untuk jangka pendek. Namun akan lebih aman dan menguntungkan pada jangka panjang. Minimal pada rentang waktu 6-12 bulan.

Ada beberapa kiat yang dapat dilakukan agar aman dalam usaha sampingan berbentuk investasi ini, di antaranya adalah:

1. Jika ingin berinvestasi dalam bentuk saham kenali terlebih dahulu saham perusahaan yang akan dibelidan bisnis apa yang dijalankan perusahaan tersebut. Semakin banyak infromasi yang didapatkan, semakin banyak pula pertimbangan yang menentukan keputusan berinvestasi.

2. Berpikirlah seperti seorang pengusaha yang rasional, logis dan realistis. Pertimbangkan selalu untung, rugi dan resiko yang dihadapi.

3. Walaupun saham suatu perusahaan sedang dalam posisi murah, jangan terlalu terburu-buru untuk membelinya. Harus diingat, saham suatu perusahaan yang sedang dalam keadaan murah biasanya mengindikasikan bahwa perusahaan tersebut sedang bermasalah.

4. Jangan tergesa-gesa dalam berinvestasi karena peluang investasi terbaik tidak selalu tersedia sepanjang waktu.

5. Ketika Anda sudah terjun dalam bisnis ini, jangan hanya diam karena bursa tidak memberi jaminan bahwa investasi Anda akan selalu naik.
6. Jangan terlambat untuk memulai, terlambat berarti melakukan kesalahan karena Anda akan kehilangan kesempatan. Semakin awal memulai semakin baik.

7. Jangan terlalu berspekulasi. Walaupun Anda orang yang termasuk super-berani, sebaiknya Anda tidak menempatkan semua uang Anda pada satu investasi yang sangat spekulatif.

8. Jangan terlalu sering bertransaksi. Investor yang terlalu sering bertransaksi sering terjebak pada kondisi psikologis pasar sehingga terkadang membeli ketika harga mahal dan menjual ketika harga murah. Selain itu, investor juga akan terbebani biaya bertransaksi.

9. Untuk berinvestasi dengan aman, sebaiknya Anda menginvestasikan uang Anda pada berbagai macam investasi pada kurun waktu setahun pertama yang kemudian dapat dilanjutkan dengan investasi dalam jangka panjang, misalkan dalam waktu 5-10 tahun. Hal ini dilakukan karena semakin lama investasi, semakin minim risiko kerugiannya.

10. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, Anda harus belajar terlebih dahulu cara mengelola keuangan pribadi dan bagaimana menyeimbangkan antara pemasukan dan pengeluaran.

(Sumber: Okezone)

Selasa, 16 Februari 2016

Cara memelihara baterei handphone

Berikut ini adalah beberapa cara agar baterai handphone anda awet dan tahan lama serta memiliki umur yang panjang.
1. Jangan sampai baterai benar-benar kosong.
Mengisi baterai sampai penuh dan dalam waktu yang lama tentunya tidak baik. Namun, membiarkan baterai handphone anda benar-benar kosong juga tak lebih baik. Jika sering terjadi seperti itu, maka ketahanan baterai akan berkurang secara perlahan.
2. Isi daya baterai handphone dalam beberapa tahapan.
Untuk menjaga baterai agar tidak “muak” dengan pengisian, maka sebaiknya dilakukan dalam beberapa tahapan. Misalnya dari 30 persen sampai 60 persen atau dari 45 persen ke 79 persen.
3. Ingat! Kondisi baterai handphone paling baik saat 40 persen.
Pada persentase tersebut kondisi baterai seimbang. Tak terlalu penuh, tak juga kosong. Pada situasi seperti ini, jangan menekan sel baterai dengan pengisian daya. Lebih baik handphone digunakan sehingga persentase baterai menurun pelan-pelan. Setelah, sesaat sebelum kosong maka isilah daya.
4. Jangan tempatkan baterai di suhu panas
Baterai anda akan kehilangan 80 persen ketahanan jika pengguna menaruhnya pada temperatur 60 derajat selama setahun. Pada suhu normal (25 derajat), ketahanan baterai tiap tahunnya juga bakal berkurang secara alamiah sebanyak 20 persen.
5. Jangan tempatkan baterai pada suhu dingin.
Jika ingin menyimpan baterai, pastikan bukan ditempat yang suhunya dingin, seperti kulkas. Karena resikonya akan sama dengan jika di taruh di tempat yang panas.
6. Jangan biarkan baterai kosong dalam jangka waktu lama.
Jika baterai benar-benar kosong, sel baterai akan “tidur”. Jika tidak cepat “dibangunkan”, kemungkinan terburuknya sel tersebut akan kehilangan kemampuan terbaiknya untuk menyerap daya dari alat pengisian baterai. Maka, sat kapasitas baterai menunjukan angka 40 persen, pengguna sudah harus siap-siap melakukan pengisian ulang.
7. Jangan menyangka baterai akan hidupselamanya.
Manusia saja hanya hidup sementara, apalagi baterai smartphone anda. Faktanya, setiap tahun ketahanan baterai bakalan semakin menurun. Walaupun pengguna telah merawatnya dengan benar, ingat bahwa setiap baterai juga memiliki umur.
Jadi jangan berkecil hari ketika baterai anda tidak bisa digunakan lagi. Belilah baterai baru demi kesehatansmartphone anda. Tips yang kami sampaikan diatas hanya untuk membantu merawat dan memperpanjang umur baterai, bukan membuatnya hidup abadi.
Semoga tips diatas bisa membantu anda menghemat uang agar tidak selalu membeli baterai baru. Selamat mencoba... :)